Presiden LaLiga Soroti Kemenangan Pérez dan Isu Besar di Real Madrid

Presiden LaLiga Soroti Kemenangan Pérez dan Isu Besar di Real Madrid

Bagikan ke sosial media
Facebook
X
WhatsApp
Email

IndoMadridista – Presiden LaLiga Javier Tebas ikut menanggapi kemenangan Florentino Pérez dalam pemilihan presiden Real Madrid. Seperti dikutip dari Managing Madrid pada 9 Juni 2026, komentar itu disampaikan Tebas dalam sebuah acara di markas Celta Vigo. Ia membahas hasil pemilihan, posisi Enrique Riquelme, isu kembalinya José Mourinho, dan rencana transfer besar Real Madrid.

Tebas menilai kemenangan Pérez memang menunjukkan kuatnya dukungan anggota Real Madrid kepada presiden lama tersebut. Namun, ia juga menyoroti perolehan suara Enrique Riquelme yang mencapai 35 persen. Menurut Tebas, angka itu bukan hasil kecil bagi seorang penantang baru dalam pemilihan klub sebesar Real Madrid. Ia melihat dukungan tersebut sebagai tanda adanya suara berbeda di kalangan anggota klub.

Riquelme menjadi penantang Pérez dalam pemilihan presiden Real Madrid. Meski tidak menang, jumlah suara yang diperolehnya membuat Tebas menilai ada perubahan dalam dinamika internal klub. Ia mengatakan para pemimpin klub perlu memperhatikan suara-suara yang tidak sejalan dengan pemenang pemilihan. Pernyataan itu berkaitan dengan posisi anggota yang memilih perubahan dalam arah klub.

Tebas juga menyinggung cara Pérez tampil selama masa pemilihan presiden Real Madrid. Ia menilai kampanye tersebut memperlihatkan sisi Pérez yang lebih terbuka kepada media. Menurut Tebas, Pérez terlihat lebih sering muncul dan menyampaikan pandangannya secara langsung. Hal itu berbeda dari citra Pérez yang selama ini lebih dikenal sebagai presiden yang jarang berbicara panjang di ruang publik.

Selain soal pemilihan, Tebas turut membahas isu kembalinya José Mourinho ke Real Madrid. Ia menyebut kehadiran Mourinho akan memberi daya tarik tersendiri bagi LaLiga. Tebas menilai Mourinho merupakan sosok yang bisa membawa intensitas besar ke kompetisi Spanyol. Ia juga mengaitkan hal itu dengan periode sebelumnya saat Mourinho berada di Real Madrid dan bersaing dengan Barcelona yang dilatih Pep Guardiola.

Tebas kemudian menanggapi kabar Real Madrid yang dikaitkan dengan rencana transfer senilai 150 juta euro. Ia mengingatkan klub agar tidak melakukan langkah finansial yang sembrono dalam mengejar pemain baru. Meski begitu, Tebas juga berharap nilai sebesar itu benar-benar digunakan untuk mendatangkan pemain bintang. Pernyataan tersebut muncul di tengah kabar Real Madrid sedang menyiapkan perekrutan besar setelah pemilihan presiden.

Managing Madrid menulis bahwa komentar Tebas datang pada saat Real Madrid memasuki periode penting setelah pemilihan presiden. Pérez kembali mendapat mandat untuk memimpin klub, sementara Riquelme tetap mencatat dukungan besar dari sebagian anggota. Isu Mourinho dan rencana transfer 150 juta euro ikut menjadi bagian dari pembahasan setelah pemilihan tersebut. Tebas menyampaikan pandangannya dengan menempatkan hasil pemilihan sebagai salah satu tanda adanya perubahan dalam hubungan klub dengan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *