IndoMadridista – Penyerang Real Madrid, Rodrygo, dijadwalkan menjalani operasi lutut setelah mengalami cedera serius pada pertandingan melawan Getafe. Cedera tersebut terjadi saat ia kembali bermain setelah jeda dan melakukan gerakan yang kurang sempurna ketika berlari pada menit ke-66 pertandingan. Informasi ini dilaporkan media Spanyol AS seperti dikutip dari laporan yang diterbitkan pada 10 maret 2026.
Insiden itu membuat sendi lutut kanan Rodrygo tiba-tiba kehilangan stabilitas setelah melakukan sprint di tengah pertandingan. Ia kemudian harus meninggalkan lapangan setelah merasakan rasa sakit yang cukup kuat. Situasi tersebut langsung menimbulkan kekhawatiran di kubu Real Madrid.
Beberapa jam setelah pertandingan menjadi masa yang cukup menegangkan bagi tim medis klub. Pemeriksaan lanjutan akhirnya dilakukan keesokan harinya untuk mengetahui tingkat keparahan cedera yang dialami pemain asal Brasil tersebut. Hasilnya menunjukkan kondisi yang lebih serius dari perkiraan awal.
Diagnosis resmi yang diterima menyebut Rodrygo mengalami robekan ganda pada ligamen dan meniskus di lutut kanan. Cedera tersebut melibatkan kerusakan pada anterior cruciate ligament serta lateral meniscus. Kondisi itu membuatnya harus menjalani operasi sebagai langkah penanganan utama.
Diagnosis tersebut pertama kali dikonfirmasi pada 3 Maret 2026 setelah rangkaian pemeriksaan medis dilakukan. Sekitar satu minggu setelah hasil tersebut keluar, jadwal operasi akhirnya ditetapkan oleh tim medis klub. Operasi ini menandai awal dari proses pemulihan panjang yang diperkirakan berlangsung antara 10 hingga 12 bulan.
Hari-hari sebelum operasi dimanfaatkan untuk mempersiapkan kondisi lutut Rodrygo. Prosedur tersebut merupakan bagian dari protokol medis untuk mengurangi risiko komplikasi saat operasi berlangsung. Dalam fase ini, kesabaran menjadi faktor penting karena proses yang terburu-buru dapat memperburuk kondisi cedera.
Tim medis Real Madrid menilai kondisi lutut Rodrygo kini sudah siap untuk menjalani tindakan operasi. Prosedur tersebut rencananya akan dilakukan oleh dokter spesialis ortopedi ternama, Manuel Leyes. Ia dikenal sebagai salah satu dokter yang sering menangani cedera pemain sepak bola di Spanyol dan Eropa.
Sebelumnya, Manuel Leyes juga pernah melakukan operasi pada beberapa pemain Real Madrid lainnya. Di antaranya adalah Éder Militão, Thibaut Courtois, serta Marco Asensio. Sementara itu, kasus berbeda terjadi pada David Alaba yang memilih menjalani operasi dengan dokter lain di luar klub.
Periode antara cedera dan operasi disebut sangat penting dalam proses pemulihan pemain. Fase ini difokuskan pada pengurangan pembengkakan pada sendi serta menjaga mobilitas lutut tetap optimal. Selama masa tersebut, Rodrygo menjalani perawatan di pusat latihan klub di Ciudad Real Madrid bersama fisioterapis tim.
Pihak klub juga menyampaikan dukungan penuh kepada Rodrygo selama proses pemulihan berlangsung. Real Madrid memastikan tetap mengandalkan pemain tersebut yang masih terikat kontrak hingga tahun 2028. Cedera yang dialami tidak mengubah rencana jangka panjang klub terhadap masa depannya.
Cedera lutut tersebut dipastikan membuat Rodrygo absen hingga akhir musim kompetisi. Selain itu, ia juga diperkirakan tidak dapat tampil di ajang FIFA World Cup yang sebelumnya menjadi salah satu target terbesarnya. Meski demikian, hubungan antara pemain dan klub disebut tetap kuat.
Rodrygo sendiri disebut mulai mencoba menatap masa depan meskipun sedang menghadapi masa sulit. Ia menggambarkan situasi ini sebagai salah satu momen paling berat dalam kariernya sebagai pesepak bola. Namun di saat yang sama, ia tetap berusaha memandang proses pemulihan sebagai langkah menuju kembalinya ke lapangan.
Perjalanan pemulihan tersebut diperkirakan akan memasuki fase akhir pada awal tahun 2027. Pada periode itu, proses rehabilitasi diharapkan sudah mencapai tahap lanjutan menuju kembalinya ia bermain. Untuk saat ini, fokus utama Rodrygo masih tertuju pada operasi yang akan dijalani dalam waktu dekat.
Buat Komentar