IndoMadridista – Spekulasi mengenai kemungkinan Luka Modric kembali ke Real Madrid kembali mencuat dalam beberapa hari terakhir. Rumor tersebut muncul seiring kabar yang mengaitkan pelatih asal Italia Massimiliano Allegri dengan kursi pelatih Los Blancos di masa depan. Seperti dikutip dari Madrid Universal yang diterbitkan pada 9 Maret 2026, rumor tersebut juga menyebut Allegri ingin membawa kembali Modric ke Santiago Bernabéu.
Sejumlah laporan media Italia bahkan mengklaim bahwa Allegri tertarik bekerja sama lagi dengan gelandang veteran asal Kroasia tersebut. Modric sendiri meninggalkan Real Madrid pada musim panas tahun lalu setelah mengakhiri perjalanan panjangnya bersama klub. Ia kemudian melanjutkan karier dengan bergabung ke AC Milan.
Kontrak Modric bersama AC Milan saat ini diketahui akan berakhir pada akhir musim. Hal itu sempat memicu spekulasi mengenai kemungkinan ia kembali ke Real Madrid dalam waktu dekat. Namun skenario tersebut dianggap hampir mustahil terjadi.
Salah satu alasan utamanya adalah faktor usia sang pemain. Modric dijadwalkan akan berusia 41 tahun pada September mendatang. Selain itu, ia juga sudah meninggalkan Real Madrid dengan status sebagai legenda klub.
Modric sendiri akhirnya memberikan tanggapan terkait rumor yang beredar tersebut. Ia berbicara mengenai spekulasi tersebut setelah menjalani pertandingan bersama AC Milan melawan Inter Milan. Dalam pernyataannya, ia menegaskan tidak terlalu memperhatikan rumor yang berkembang.
Ia menyebut kabar yang mengaitkannya kembali dengan Real Madrid hanyalah bagian dari spekulasi yang biasa muncul di dunia sepak bola. Modric juga menegaskan bahwa dirinya saat ini merasa sangat bahagia menjalani karier bersama AC Milan. Pernyataan itu sekaligus meredam berbagai spekulasi yang sempat muncul.
Dalam kesempatan yang sama, Modric juga berbicara mengenai pertemuannya dengan mantan rekan setimnya, Sergio Ramos. Ia mengaku senang dapat kembali bertemu dengan pemain yang pernah menjadi kapten Real Madrid tersebut. Menurutnya, kehadiran Ramos memberikan semangat tambahan bagi tim.
Modric menyebut Ramos bahkan sempat mengirim pesan sehari sebelum pertandingan berlangsung. Dalam pesan tersebut, Ramos mengatakan bahwa ia sangat menantikan laga yang akan dimainkan. Kemenangan yang diraih tim pun disebut membuat suasana pertemuan tersebut semakin menyenangkan.
Meski demikian, Modric menyadari bahwa peluang kembali bermain untuk Real Madrid sudah tidak realistis. Ia menganggap periode bermainnya di klub yang ia sebut sebagai yang terbaik di dunia telah berakhir pada musim panas lalu. Perpisahan tersebut menjadi momen emosional dalam perjalanan kariernya.
Gelandang asal Kroasia itu sebelumnya juga pernah menyatakan keinginannya untuk pensiun dengan mengenakan seragam Real Madrid. Namun manajemen klub menilai bahwa saatnya telah tiba untuk melakukan peremajaan di lini tengah tim. Keputusan tersebut akhirnya membuat kedua pihak memilih berpisah setelah bertahun-tahun bekerja sama.
Buat Komentar