IndoMadridista – Real Madrid sukses meraih kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Celta Vigo pada laga pekan ke-27 Liga Spanyol. Pasukan asuhan pelatih Alvaro Arbeloa ini menumbangkan tim tuan rumah dengan skor tipis 2-1 di Stadion Abanca Balaidos pada Sabtu dini hari WIB. Hasil krusial ini membuat Los Blancos kembali ke jalur kemenangan dan terus menempel ketat Barcelona di puncak klasemen sementara.
Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit yang memimpin jalannya laga. Tim tamu langsung mengambil inisiatif serangan untuk membongkar pertahanan rapat skuad tuan rumah. Strategi menekan sejak awal ini membuat barisan pertahanan Celta Vigo harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan area kotak penalti mereka.
Keunggulan yang dinanti oleh kubu Real Madrid akhirnya tercipta ketika pertandingan baru memasuki menit kesebelas. Gelandang andalan mereka, Aurelien Tchouameni, berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari Arda Guler. Sepakan terukur berupa tendangan cungkil dari Tchouameni sukses mengecoh penjaga gawang Ionut Radu dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol di hadapan pendukungnya sendiri membuat para pemain Celta Vigo langsung tersengat untuk membalas. Tuan rumah mulai berani keluar menyerang dan menekan area pertahanan sisi kanan Real Madrid yang dikawal oleh Trent Alexander-Arnold. Upaya keras mereka akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-25 berkat kerja sama apik di lini depan.
Williot Swedberg melakukan pergerakan impresif dengan melewati kawalan pemain bertahan sebelum melepaskan umpan tarik berbahaya ke mulut gawang. Borja Iglesias yang berdiri di posisi tepat langsung menyambar bola tersebut untuk merobek jala gawang Thibaut Courtois. Gol penyama kedudukan ini membuat seisi stadion bergemuruh dan mengubah skor menjadi imbang 1-1.
Menjelang akhir babak pertama, Celta Vigo nyaris membalikkan keadaan melalui serangan balik yang sangat cepat. Williot Swedberg kembali menjadi ancaman serius setelah berhasil melepaskan tembakan keras tepat ke arah gawang tim tamu. Beruntung bagi Los Blancos, Thibaut Courtois masih tampil sigap untuk menepis peluang emas tersebut sehingga skor tetap imbang.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sama sekali tidak menurun karena kedua tim masih saling jual beli serangan. Real Madrid mendominasi penguasaan bola secara penuh, namun kesulitan menembus tembok tebal pertahanan tuan rumah. Beberapa kali upaya serangan dari sisi sayap yang dimotori oleh Vinicius Junior selalu berhasil dipatahkan oleh barisan bek Celta Vigo.
Tuan rumah sendiri beberapa kali menebar ancaman nyata melalui skema serangan balik yang sangat mematikan pada babak kedua. Pada menit ke-87, Iago Aspas hampir saja mencetak gol kemenangan bagi Celta Vigo setelah berhasil mengecoh satu bek Real Madrid. Sayangnya, tembakan keras kaki kiri penyerang andalan tersebut hanya membentur tiang gawang dan gagal mengubah kedudukan.
Drama sesungguhnya baru terjadi ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu pada menit ke-94. Federico Valverde mendapatkan ruang tembak yang cukup terbuka di luar kotak penalti lawan usai menguasai bola liar. Gelandang asal Uruguay tersebut langsung melepaskan tembakan keras menggunakan kaki kanannya menuju gawang Celta Vigo.
Bola hasil sepakan roket Valverde tersebut sempat membentur pemain bertahan Celta Vigo sebelum akhirnya berbelok arah. Perubahan arah bola yang tidak terduga ini membuat penjaga gawang mati langkah dan gagal melakukan penyelamatan. Gol spektakuler di detik-detik akhir pertandingan tersebut memastikan raihan tiga poin penuh bagi kubu Real Madrid.panjang berbunyi.
Buat Komentar